Kamis, 26 Januari 2012

TANDA-TANDA AKHIR ZAMAN

Menyebarnya Perbuatan Bohong

Nabi Muhammad bersabda: “Kiamat hampir saja akan berdiri apabila sudah banyak perbuatan bohong, masa (jarak waktu) akan terasa dekat (cepat) dan pasar-pasar akan berdekatan (karena saking banyaknya).”
(Hadist diriwayatkan oleh Ibn Hibban dalam kitab Shahihnya nomer 1882 dari Abi Hurairah)

Berbuat bohong dan tidak sesuainya perkataan dengan kenyataan adalah sebuah sifat yang buruk yang tidak akan hinggap kepada orang-orang yang mulia. Seorang mu’min tidak akan berdusta walaupun ia sedang bersenda gurau karena bohong adalah perbuatan pengecut dan khianat. Nabi Muhammad melarang perbuatan dusta walau pun saat bercanda: “Celakalah orang yang berbicara dusta dengan maksud agar membuat orang-orang tertawa, celakalah ia dan kemudian celakalah ia.”
(Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, Nasa’i)


Nabi Muhammad melarang keras perbuatan dusta dan beliau mengabarkan bahwa dusta atau bohong akan mengeringkan iman. Ia adalah tanda-tanda orang munafik. Nabi Muhammad tidak pernah memberikan keringanan untuk berbohong kecuali pada tiga tempat yang dapat kita lihat pada sebuah hadits shahih yaitu: Pada peperangan, karena perang itu adalah tipu daya. Dalam menciptakan perdamaian antara dua pihak yang berselisih atau bersengketa dan perkataan seorang suami kepada isterinya untuk memperbaiki keadaan atau sikap isterinya tersebut.

Apabila seorang Muslim berbohong agar ia selamat dari suatu bahaya yang sudah nyata, maka hendaklah ia bersilat kata atau memakai kata kiasan sebagai ganti dari perbuatan bohong tersebut, berdasarkan sabda Rasulullah: “Sesungguhnya silat kata adalah pengelak dari perbuatan dusta.”
(Diriwayatkan oleh Bukhari dan Thabrani)
Banyak Umat Isalm Mencari Rizki Dari Yang Tidak Halal
Nabi Muhammad bersabda: “Akan datang kepada manusia suatuzaman dimana pada zaman itu seseorang tidak akan mempedulikan lagi apa-apa yang dia dapatkan, apakah ia berasal dari yang halal ataukah dari yang haram?”
(Riwayat Thabrani dari ‘Urwah bin Zubair dan dari Anas)


Hal tersebut terjadi karena telah meluasnya kejahilan, tersebarnya sogok menyogok, riba, kekikiran, harga barang mahal dan banyakkejahatan lainnya. Maka banyak umat Muslimin yang mencari harta yang haram dan mereka menikmatinya dengan senang hati.

Mungkin inilah penyebab dari tidak terkabulnya doa-doa kita dimana kita melihat manusia zaman kita selalu berdoa tetapi kita tidak melihat doa yang diterima. Sebagaimana sabda Rasul: “Perbaikilah makananmu maka do’a kamu akan mustajab.” (Diriwayatkan oleh Thabrani)
Salam Hanya Diucapkan Sebagai Tanda Kenal

Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya diantara tanda-tanda kiamatadalah bahwa seorang laki-laki akan mengucapkan salam kepada laki-laki yang lain hanya sebagai tanda kenal.”
Hadis Shahih diriwayatkan oleh Ahmad dari Ibn Mas’ud

Tanda kiamat kecil ini adalah kenyataan rusaknya umat di akhir zaman dimana seseorang tidak akan mengucapkan salam kecuali terhadap orang-orang yang dia kenal saja. Sementara Rasulullah berkata: “Sebarkanlah salam kamu.” (HR.Muslim)

Ketika Rasulullah ditanya oleh seorang laki-laki: “Islam yang manakah yang lebih baik?”, Maka beliau menjawab: “Kamu memberikan makanan kepada orang lain dan kamu mengucapkan salam terhadap orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal.” (HR.Bukhari)

Rasulullah juga pernah bersabda bahwa orang yang mengucapkan ‘Assalamu’alaikum’ akan mendapat ganjaran 10 pahala dan barangsiapa yang menambahkan ucapan tersebut dengan ‘warahmatullah’, maka ia akan mendapat 20 pahala dan jika ia menambah lagi dengan ucapan ‘wabarakatuh’ maka ia akan mendapat 30 pahala.

Kenyataannya zaman sekarang ini banyak kaum muslimin yang telah menukar salam Islami yang lebih mulia dengan salam Yahudi danNasrani seperti ‘Selamat Pagi’.

Orang-Orang Bodoh Dijadikan Sebagai Pemimpin

Rasulullah bersabda: “Apabila engkau melihat orang-orang yang tidak berterompa, tidak berpakaian (rakyat jelata yang miskin), tuli dan bisu menjadi raja di bumi, maka itulah tanda-tanda kiamat.”

Tanda ini sudah mulai terjadi pada masa awal generasi Tabi’in kemudian tersebar pada masa-masa terakhir. Diantara riwayat yang menunjukkan bahwa ‘kepemimpinan yang bodoh’ telah mulai terjadi pada awal abad tabi’in adalah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab shahihnya dari Abi Hurairah, ia berkata: bahwa saya mendengar Rasulullah bersabda:
Kehancuran umatku adalah di tangan beberapa anak dari suku Quraisy.”
(Hadits Riwayat Bukhari, nomer 7058, kitab Al Fitan)


Nabi Muhammad telah menerangkan bahwa penyerahan suatu amanat, urusan atau tugas kepada orang-orang tidak layak untuk memangkunya adalah tanda-tanda kiamat kecil.
Seorang laki-laki Arab yang awam bertanya kepada Rasulullah, “Kapankah kiamat akan terjadi?” Rasulullah menjawab: “Apabila amanah telah disia-siakan, maka tunggulah kiamat”. Ia bertanya lagi: “bagaimana penyia-nyiaan amanat itu?”. Rasullah menjawab: “Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang tidak layak untuk memangkunya maka tunggulah kiamat.”

Kita lihat di Indonesia, Negara tercinta ini, banyak para pemimpin yang bukan dari ahlinya dan menyia-nyiakan amanat rakyat. Ini adalah tanda kiamat yang sudah kita rasakan akibatnya dengan demikian maka rakyat pun menjadi korbannya. Hal ini sudah dikabarkan oleh Rasulullah berabad yang lalu. Subhanallah!






Penghalalan Minuman Keras

Rasulullah bersabda, “Sungguh akan ada pada umatku beberapa kelompok manusia (kaum, bangsa) yang menghalalkan zina, sutera, khamer (minuman keras) dan alat musik.”
(Hadis Riwayat Bukhari No.5590 dan Hadis Riwayat Abu Dawud dari Abu Malik dalam kitab shahihah Al Albaani nomer 91)

Khamer atau minuman keras telah diharamkan oleh Allah, “Wahai orang-orang beriman, sesungguhnya meminum khamer, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu menjadi orang-orang yang beruntung.” (Al Maidah, 90)

Minuman keras adalah pangkal atau induk dosa besar dan dia adalah perbuatan setan yang keji. Mengkonsumi minuman keras akan mengacaukan dan memabukkan akal. Allah melaknat 10 orang yang terlibat dalam khamer, berdasar sabda Rasul: 
“Sesungguhnya Allah telah melaknat khamer, pemerasnya, orang yang mengambilnya, peminumnya, penuangnya, pembawanya, orang yang akan dibawakan untuknya, penjualnya, pembelinya dan orang yang memakan hasil usaha darinya.”
(Hadits Riwayat Ahmad, Baihaqi, dan Ibn Majah dari ‘Abdullah bin Umar)

Sabda Rasul, “Segala sesuatu yang banyaknya memabukkan, maka sedikitnya adalah sama (hukumnya).”
(Hadits Riwayat Ahmad, Ibn Majah dan dishahihkan oleh Daruquthny)
Rakyat Jelata Miskin Tinggal di Gedung yang Tinggi Menjulang

Rasullah bersabda, “Dan engka melihat orang-orang yang tidak berterompa, tidak berpakaian, miskin dan para pengembala kambing (para rakyat jelata yang miskin) tinggal di gedung-gedung yang menjulang tinggi”.

Dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari, “Apabila para pengembala onta yang hitam yang tidak jelas asal usulnya tinggal di gedung-gedung tinggi.”

Al Isma’ili pada riwayat hadits Sulaiman At Taimi dan lainnya ditegaskan bahwa yang dimaksud adalah kaum badui Arab yang miskin. Sementara Imam Qurthubi berkata: “Maksud hadits ini adalah berubahnya keadaan dimana kaum badui akan menguasai pemerintahan dan negeri ini dengan kekerasan maka dengan demikian menjadi banyaklah harta benda mereka dan terarahlah kemauan mereka untuk membangun dan bermegah-megah dengan bangunan tinggi.”

Fenomena ini dijaman sekarang nampak sangat jelas di Negara-negara teluk dan semenanjung Arabia dimana mereka dulunya sangat miskin dan membutuhkan bantuan, tetapi kemudian dalam sekejap Allah munculkan minyak bumi (emas hitam) di negeri-negeri arab. Maka jadilah income perkapita mereka diantara income yang terbesar di dunia.

Inilah harta terpendam yang tersembunyi di perut bumi sejak ribuan tahun lalu dan Allah tidak memperlihatkannya kepada manusia kecuali di akhir zaman.

Bila kita pergi ke mekah maka kita dapati rumah-rumah yang ada disekeliling Masjidil Haram lebih tinggi dari masjid itu sendiri. Demikian rumah-rumah tersebut bahkan tinggi juga melebihi bukit dan gunungnya sebagaimana rumah-rumah dan bangunan pencakar lainnya di seluruh dunia.

Benarlah yang dikatakan Rasulullah, kita adalah umat yang dapat menyaksikan tanda-tanda tersebut.
Zina Dilegalkan Negara dan Halal

Rasulullah bersabda, “Sungguh akan ada pada umatku beberapa kelompok manusia (kaum, bangsa) yang menghalalkan zina, sutra, khamer dan alat musik.”
(Hadis Riwayat Bukhari nomer 5590 dan Hadis Riwayat Abu Dawud dari Abu Malik dalam kitab shahihah Al Albaani nomer 91)

Mereka yang melakukan zina menganggap seakan-akan itu adalah perbuatan halal dan mereka tidak merasa berdosa melakukannya. Kita melihat di jaman sekarang ini perbuatan zinah sudah dilegalkan di banyak Negara terutama di Negara barat, contohnya di Perancis yang tidak mengenakan hukuman apapun kepada orang-orang yang melakukan zina apabila dilakukan dalam keadaan suka sama suka. Bahkan di sebagian Negeri-negeri umat Islam perbuatan terkutuk tersebut juga sudah dapat kita saksikan dibanyak tempat.

Benarlah yang dikatakan Rasulullah, “Sungguh akan ada diantara umatku bangsa-bangsa yang akan menghalalkan zina.”
 
 
 
/media/New Volume/musik/001. Murotal Al Qur'an Surat Al Fatehah - Ust. Nurhamid Muhammad Al Barsaniy.mp3
/media/New Volume/musik/001 Al Fatihah - Sheikh Sa'ad Al Ghamdi.mp3
/media/New Volume/musik/al ghamdi - surah_036 - yasin ( islam kuran quran koran qoran coran).mp3<img src="http://counter.web.id/counter.gif" border="0" /><br /><br /><a href="http://ibuhamil.com/">Ibu Hamil</a>

Kamis, 29 Desember 2011


Hari ini hari Jumat bertepatan dengan tgl 1 Robi’ul Awal. Bulan penuh dengan kenangan bahkan bulan yang menurut sebagian ulama adalah bulan yang paling mulya dari bulan-bulan yang lain. Kenapa? Karena pada bulan ini Seorang Nabi dilahirkan ke dunia untuk membawa ajaran Islam. Membawa cahaya terang bagi ummat manusia. Yaitu Nabi Muhammad SAW. Dilahirkan di kota Mekkah pada tanggal 12 Robi’ul Awal bertepatan dengan tahun Gajah. Karena pada saat itu tentara Abrahah dengan pasukan yang berkendaraan Gajah mau menghancurkan Ka’bah. Tapi alhamdulillah Allah melindungi ka’bah dengan mengirimkan burung Ababil dan melemparkan butiran-butiran kerikil dari api neraka.Sehingga tentara Abrahah yang besar dan tak terkalahkan itu kocar kacir dan musnah.
Itu adalah pristiwa pada saat dilahirkan Nabi Muhammad SAW. Kali ini saya akan paparkar keutamaan-keutamaan kalau kita sebagai Ummat islam ( Maaf no sara ) membaca shalawat kepada Nabi Muhammad. Di bulan Robiul Awal ini, sepantasnyalah kita mengingat sejarah Nabi Muhammad.

 Termasuk juga memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca shalawat artinya adalah mendoakan nabi Muhammad SAW agar Allah senantiasa memberikan rahmat atau kasih sayangNya kepada Nabi. Loh, kenapa Nabi masih didoakan agar diberikan kasih sayang oleh Allah ? Alasannya adalah karena mengingat dan mengenang jasa jasa beliau yang telah menyebarkan Islam sehingga kita berada di dalam agama Islam. Alasan berikutnya adalah nabi Muhammad ibarat sebuah gelas yang telah penuh berisi air. Tapi kita tetap isi air tersebut sehingga air tumpah keluar. Nah akan diapakan tumpahan air tersebut? Harapan kita adalah air tersebut akan menjadi minuman kita kelak di akherat. Demikian juga shalawat. Kita doakan nabi agar mendapatkan Rahmat dari Allah SWT. Harapan kita adalah nabi akan menumpahkan air shalawat atau rahmat itu kembali kepada kita Ummat Islam. Berikut akan saya berikan sekilas tentang keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW :

Perintah Allah dengan FirmanNya : Sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat pada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bacalah shalawat dan salam pada nabi dengan sesungguhnya.
Hadits nabi : Rosulullah bersabda : Barang siapa membaca shalawat untukku satu kali, maka Allah akan bershalawat ( memberikan rahmat ) untuknya 10 kali. Siapa yang membaca shalawat untukku 10 kali maka Allah bershalawat ( memberikan rahmat ) 100 kali. Siapa yang membaca shalawat untukku 100 kali maka Allah akan menulis di antara kedua matanya kebebasan dari Munafik ( orang kafir berpura-pura Islam padahal hatinya tidak ), akan dibebaskan dari api neraka, dan ditempatkan nanti di hari kiamat dengan kelompok orang yang mati syahid.
Nabi bersabda : bacalah shalawat untuk karena bacaan shalawatmu akan menjadi penebus dosa-dosamu dan akan menjadi kesucian untukmu. Siapa yang membaca shalawat untukku satu kali maka Allah akan memberikan rahmat dan kasih sayangNya 10 kali lipat.
Masih banyak hadits-hadits yang menyebutkan keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Marilah kita bershalawat untuk Nabi. Semoga kita akan mendapatkan syafaat-syafaatnya baik di dunia dan akherat. Amien Amien ya Mujibassailin.
Nabi Muhammad SAW adalah nabi Ummat Islam di seluruh dunia. Beliau adalah Nabi akhir zaman. Penutup para Nabi. Khotamun Nabiyyin. Tidak akan ada nabi yang akan diutus oleh Allah untuk menyampaikan risalahNya setelah Nabi Muhammad. Jabir pernah bertanya kepada Nabi Muhammad, ” Ya Rosulallah, Demi Ayah dan Ibuku, sampaikan pada saya tentang sesuatu yang pertama kali diciptakan oleh Allah SWT sebelum menciptkan yang lain”. Nabi Menjawab, wahai Jabir, sesungguhnya Allah menciptkan Nur Nabimu Muhammad SAW sebelum menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini. Dan segala sesuatu di alam semesta ini adalah dari cahaya Nabi Muhammad SAW. Dan Nabi pernah bersabda, saya adalah Nabi yang diciptakan pertama kali dan diutus paling akhir.
Pada tanggal 12 Robiul Awwal 1423 H tepatnya hari ini tanggal 15 Februari 2011 kita memperingati hari kelahiran beliau. Nabi Muhammad lahir di kota Mekkah dan wafat di kota Madinah. Beliau lahir dengan penuh keajaiban-keajaiban. Di antara yang saya ketahui ketika lahirnya Nabi Muhammad seluruh pepohonan yang tidak pernah berbuah waktu itu langsung berbuah, api yang tak pernah padam dan menjadi sesembahan warga Majusi, ketika lahir nabi apa itu langsung padam. Ketika beliau lahir langsung sujud kepada Allah SWT. Ada lagi ketika beliau lahir sang ibu tak merasakan sakit sedikitpun. Tidak ada darah bercecer bekas melahirkan.

Makna Peringatan Maulid Nabi
Peringatan maulid adalah upaya mengenang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tentu saja tidak hanya mengingat hari lahir beliau. Tapi juga mengingat jasa-jasa beliau yang telah menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia termasuk kepada kita. Ingat juga pada sifat-sifatnya yang luhur budi, penyabar, rendah hati dan lain – lain. Sikapnya yang tegas menyebarkan dakwah Islam patut kita teladani. Makna peringatan maulid adalah menyegarkan kembali ingatan kita akan ajaran Nabi dan kita harus siap untuk melaksanakannya.
Memperingati hari lahir tidak boleh hanya sebagai kegiatan ritual semata. Tapi harus diaplikasikan atau diwujudkan dalam aktivitas nyata kita di kehidupan sehari-hari. Jika ada yang memperingati maulid dengan menyediakan makanan dan buah-buahan itu oke – oke saja dan tentu saja halal. Yang paling penting adalah niatnya. Karena segala sesuatu itu tergantung pada niat kita. Menyiapkan makanan dan buah-buahan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW tentu sangat baik. Niatnya tentu saja adalah untuk memperbanyak sedekah kepada orang yang kita undang untuk peringatan maulid. Jika kita mampu mengapa kita tidak ajak orang berkumpul sambil membaca shalawat setelah itu menghidangkan makanan ala kadarnya sesuai dengan kemampuan.
Dengan Peringatan Maulid Nabi bisa mengingatkan kita untuk selalu membaca shalawat ( doa keselamatan untuk Nabi ) karena membaca shalawat mengandung manfaat dan keutamaan. Silahkan baca-baca lagi posting saya sebelumnya tentangkeutamaan membaca shalawat pada Nabi SAW.KH. Kholil As’ad Syamsul Arifin di Banjarmasin, tepatnya di rumah H. Mansur( seorang pengusaha Tambang Batu Bara ), kemarin hari Rabu tanggal 30 Nopember memberikan ceramah agama seputar keagungan Nabi Muhammad SAW. Ceramah agama disampaikan dengan bahasa Madura dan kadang juga dicampur dengan bahasa Indonesia. Kemampuan beliau dalam memberikan ceramah/pidato sanggup memukau sekian ribu penonton yang hadir. Bahkan ketika ceramah diakhiri dengan shalawat Nabi yang diiringi irama multi alat musik, membuat beberapa penonton terisak-isak tak mampu membendung tangis karena khusyu’. Saya sendiri mendengarkan senandung lagu dan irama musiknya yang unik, membuat sungai air mata menggelombang. Itulah shalawat. Membuat sejuk, damai, tenang dan bisa membuat pembaca dan yang mendengarkan tak mampu menahan emosi untuk menangis.
Bagi saya illustrasi di atas adalah sebuah bagian dari pengaruh pembacaan shalawat nabi dan keutamaan membaca shalawat Nabi Muhammad SAW. Yang tak kalah sangat pentingnya adalah isi ceramah yang membahas seputar Nabi Muhammad SAW.
Nabi Ibarat Muhammad Pohon
Ummat Nabi Muhammad, manusia dan seluruh alam semesta ini adalah terbuat dariNur Muhammad SAW. Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa sebelum menciptakan alam semesta dan isinya Allah menciptakan terlebuih dahulu Nur ataucahaya Nabi Muhammad SAW. Barulah yang lain diciptakan dari Nur tersebut. Alangkah agung dan mulyanya Nabi Muhammad. Jadi jika kita buat sebuah ibarat makaNabi Muhammad SAW adalah sebuah pohon sedang yang lain cabang dan ranting. Cabang dan ranting akan ada atau muncul jika ada pohon. Jangan menghayal ada ranting jika pohon tidak ada.
Maka dari itu, Kholil As’ad Syamsul Arifin dalam ceramahnya, cabang-cabang adalah para wali Allah dan para Ulama. Sedangkan masyarakat umum adalah ranting. Ranting jangan sampai lepas dari Cabang. Cabang tidak boleh lepas dari pohon. Ummat Islam tidak boleh putus hubungan dengan para wali Allah dan para ulama, demikian juga Wali Allah dan ulama tidak boleh lepas putus dari Nabi Muhammad SAW. Jika ranting lepas atau patah dari pohon, maka pasti ranting bisa dibuang atau dibakar. Ummat Islam juga begitu. Bila lepas dari ulama maka lepas dari ulama maka otomatis putus dari Nabi Muhammad SAW. Jika lepas atau putus hubungan dengan Nabi Muhammad, maka tempatnya tiada lain adalah api neraka. Naudzu Billahi MinDzalika.
Perintah Allah Tentang Shalawat
Shalawat adalah perintah langsung dari Allah SWT. Maka dari itu sebagai hamba kita wajib patuh dan tunduk terhadap perintah Allah. Apakah tidak cukup rahmat Allah kepada nabi Muhammad SAW? Tentu saja rahmat Allah untuk Nabi sangat dan sangat cukup. Bahkan Nabi Muhammad SAW sudah dijamin masuk sorga oleh Allah. Dengan shalawat yang dibaca, harapan kita adalah kita tidak putus dari Nabi Muhammad SAW. Putus dengan Nabi, maka alamat bahaya besar bagi keselamatan kita di dunia dan di akherat. Naudzu Billahi MinDzalika. Kita berlindung kepada Allah dari hal tersebut. Maka dari itu, shalawat di samping memiliki keutamaan-keutamaan yang luar biasa, juga menjadi penghubung, perekat kita dengan Nabi Muhammad SAW.
Hari ini Ahad bertepatan dengan tanggal 27 November 2011 adalah tanggal 1 Muharram untuk kelender Hijriyah tahun 1433 H. Sebagai ummat Islam saya mengenang tahun baru Hijriyah sebagai tahun yang sangat bersejarah dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama IslamDakwah nabi atau ajakan Nabi untuk menyelamatkan ummat waktu dari bathil menadi haq adalah sebuah perjuangan yang bukan tanpa tantangan. Tantangannya sangat berat. Tantangan Nabi dalam menyebarkan ajaran Islam tidak hanya datang dari orang-orang yang jauh dari beliau, tapi bahkan tantangan tersebut datang dari orang – orang yang nota bene sangat dekat secara kekeluargaan. Termasuk paman beliau yang sangat menentang terhadap ajaran Islam adalah Abu Jahal dan Abu Lahab. Dakwah adalah sebuah ajakan. Ditolak oleh yang bukan keluarga ketika kita ajak, mungkin masih bisa kita tahan untuk sabar. Tapi kalau sudah keluarga yang menolak ketika kita ajak untuk beragama Islam, maka itu adalah sebuah tantangan yang sangat berat.
Momentum Hijriyah adalah sebuah fakta sejarah yang patut kita teladani.Kesabaran Nabi dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah perlu kita jadikan pelajaran bahwa memang tidak mudah mengajak orang untuk ikut sesuai dengan keinginan kita. Perlu ketegaran dan kegigihan untuk melaksanakannya. Di antara tantangan yang sangat berat waktu itu adalah blokade orang kafir terhadap Nabi dan para sahabat beliau. Istilah sekarang embargo di segala bidang dilakukan oleh orang kafir untuk menghambat dakwah Nabi. Tiga tahun ( kalau tidak salah ) Nabi dan para sahabatnya tidak bisa berhubungan dengan dunia luar baik secara ekonomi, persediaan makanan dan lain-lain. Yang sangat memperihatinkan Nabi dan para sahabat waktu hanya bisa makan dedaunan. Subhanallah. Jika bukan karena perintah Allah dan jika hati Nabi seperti kita kita ini, maka mungkin agama Islam tidak akan datang ke tempat, ke negeri Indonesia, kita sekarang ini. Kemudian datanglah perintah Allah untuk hijrah. Hijrah artinya pindah dari tempat yang tidak aman menuju tempat yang lebih aman agar dakwah akan terus berjalan.
Bila mengenang ini semua sangat besar tantangan Nabi dalam menyebarkan Islam. Sudah sepantasnya bagi ummat Islam untuk selalu mengingat beliau. Mengenang tahun hijrahnya dengan cara melaksanakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya. Juga dengan cara membacakan shalawat untuk Nabi. Shalawat dan salam kita hadiahkan untuk Nabi yang telah sukses membawa agama Islam ke tengah-tengah kita, ke tengah keluarga kita dan ke tengah-tengah negeri kita Indonesia. Mungkin hanya shalawat yang bisa kita hadiahkan untuk Nabi Muhammad SAW. Jika mengingat jasa beliau yang telah membawa keselamatan, Islam, maka berapapun shalawat yang kita kumandangkan tidak akan sebanding. Adalah sangat memperihatinkan jika berbagai pihak mengatakan bahwa membaca perintah shalawat adalah dalam rangka menyelamatkan Nabi Muhammad SAW dari api neraka. Bukan. Sekali lagi bukan itu. Membaca shalawat adalah perintah Allah. Maka kita wajib patuh dan tunduk.
Selamat tahun baru Hijriyah 1433 H. Semoga di masa mendatang, masa depan, Allah akan memberikan jalan yang lebih luas, rizki lebih luas dan ilmu lebih luas. Tak lupa juga kepada rekan blogger dan siapapun juga yang pernah berkunjung dan membaca blog, saya ucapkan mohon lahir dan batin.

Salah satu malam istimewa di bulan ramadhan adalah Malam Lailatul Qadar. Suatu malam yang lebih baik seribu bulan. Istimewanya adalah karena Malam Lailatul Qadarhanya diberikan pada Ummat Nabi Muhammad SAW dan tidak pernah diberikan pada umat nabi sebelumnya. Bagi yang berpuasa beribadah pada malam Lailatul Qadar maka pahalanya lebik baik dari beribadah seribu bulan atau 83 tahun plus 4 bulan. Bisa dibayangkan sanggup nggak kita beribadah lebih dari 83 tahun tuh. Di Malam Lailatul Qadar yang istimewa tersebut para malaikat turun termasuk malaikat Jibril dan kedamaian  akan terus berlunjut hingga terbit fajar.
Seperti Apa Malam Lailatul Qadar ?
Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Atthabrani bahwa bersabda : Malam Lailatul Qadar itu adalah malam yang cerah ( terang ), tidak dingin dan tidak panas, tidak berawan, tidak hujan, tidak angin, tidak dilempar bintang-bintang, dan tandanya pada pagi harinya matahari terbit tak bersinar ( hanya tampak terang putih tetapi tidak panas ).
Kapan Waktu Malam Lailatul Qadar?
Sebenarnya waktu turunnya Malam Lailatul Qadar tidak ada kepastian baik dalam Alquran atau sabda Nabi Muahmmad SAW. Tapi petunjuk ke arah turunnya  diisyaratkan secara tersirat oleh Nabi berupa aktivitas beliau. Yaitu : Nabi Muhammad SAW lebih semangat/giat/rajin melaksanakan ibadah pada malam 10 terakhir bulan puasa. Seperti yang dikatakan Siti Aisyah : Ada Nabi Muhammad SAW apabila memasuki 10 malam terkakhir bulan ramadhan mempererat iklan kainnya dan bangun semalam suntuk serta membangunkan istrinya.  Dan dalam riwayat yang lain Nabi bersabda carilah Malam Lailatul Qadar itu pada malam-malam 10 yang akhir yang ganjil, yaitu malam ke 21, atau 23, atau 25, atau 27, atau 29, atau malam ke tiga puluh. Maka siapa saja umat Islam yang bangun melakukan sembahyang malam karena iman dan mengharap pahala, maka diampunkan dosanya yang lalu dan yang akan datang.
Demikianlah secara ringkas berkenaan dengan Malam Lailatul Qadar. Sekalipun ada tanda-tanda yang diisyaratkan oleh Nabi tentang Malam Lailatul Qadar, alangkah baik kita terus melakukan amal baik selama bulan suci ini sejak awal bulan ramadhan. Jika amal baik dilakukan sejak awal berupa membaca alquran, shalat tahajjud ( bangun  malam ) dan lain-lain, maka sudah dapat dipastikan kita akan menemui Malam yang mulia tersebut.

Ahbabul musthofa